Hotel Maxone Surabaya

Hotel Maxone di Jl. Tidar 5 Surabaya, Surabaya, Indonesia, 60251, hotel ini salah satu hotel yang dekat dengan Stasiun Pasar Turi Surabaya.

11 Tahun Remeh Temeh Loenpia

Tasyakuran Ultah yang ke 11 tahun Komunitas Blogger Semarang Loenpia.net, komunitas Blogger tertua di Jawa Tengah, kesederhanaan dan kebersamaan dimanapun berada menjadikan komunitas Blogger Loenpia.net nyaman di hati.

Green Host Hotel

Green Host Hotel Yogyakarta, menawarkan kombinasi suasana alam dengan nuansa modern (foto diatas, diambil dari Traveloka)

Zest Hotel Jemursari Surabaya

Zest Hotel Jemursari Surabaya terletak di jantung kawasan industri Surabaya dan mudah diakses oleh pilihan banyak angkutan . Hal ini juga hanya menit berkendara ke Surabaya Night Carnival untuk hiburan keluarga . Zest Hotel Jemursari Surabaya memiliki 128 zestrooms bergaya dan 2 kamar suite.

Swiss-Belinn Saripetojo Solo

Swiss-Belinn Saripetojo, Solo adalah hotel bintang tiga di Solo dan strategis terletak di Jl. Slamet Riyadi, jalan utama di kota, dan hanya beberapa menit ke pusat bisnis dan kabupaten pemerintah serta tempat-tempat wisata yang terletak di samping jalan. Hotel ini sebelumnya adalah sebuah bangunan es pabrik sejarah dari zaman kolonial Belanda pada tahun 1919.

Hotel Santika Purwokerto

Strategis terletak dekat dengan pusat kota dan wisata utama dan bisnis, Hotel Santika Purwokerto fitur lokal terinspirasi desain interior, menampilkan Banyumas wayang terkenal dan batik Banyumas unik. Dengan jalan dan kereta api yang sangat baik koneksi ke semua bagian dari Jawa Tengah dan di luar, Hotel Santika Purwokerto adalah basis ideal Anda ketika mengunjungi wilayah Banyumas menarik.

Tuesday, February 19, 2008

Nge-Sing Lagi


SELAMAT JALAN

Artis : De Java

Aku mencintaimu sepenuh hati ini
Tak kan bisa terganti cintamu
Engkau hilangkan dahaku
Sirami jiwaku
Kau begitu berarti
Untukku ....

Tapi dirimu tak lagi bersamaku
Kau telah pergi dan takkan kembali
Aku rapuh tanpa cintamu
Aku haus kasihmu
Terlambai tanganku untukmu

Reff :
Selamat jalan permaisuri hatiku
Semoga damai hidup keduamu disana
Ooooh ...

Tapi dirimu tak lagi bersamaku
Kau telah pergi dan takkan kembali
Aku rapuh tanpa cintamu
Aku haus kasihmu
Terlambai tanganku untukmu ...

Reff :
Selamat jalan permaisuri hatiku
Semoga damai hidup keduamu disana
Selamat jalan permaisuri hatiku
Teriring untaian doa untuk dirimu

Tapi kini kau pergi
Disaatku ingin memberikan cinta yang terbaik
Untukmu ...

Reff :
Selamat jalan permaisuri hatiku
Semoga damai hidup keduamu disana
.................


Tuesday, February 12, 2008

Virgin : Part.One


Susahnya Menjadi Perawan ?


Aku tersentak, terharu, marah dan ikut merasakan betapa pahitnya hidup ini, itulah obrolan aku dengan seorang teman perempuanku beberapa waktu lalu di sebuah cafe kecil di sudut simpang 5, tempat itu dulu banyak mengisahkan cerita tentang aku dan dia di awal penghujung tahun 97, banyak hal yang kita lalui bersama waktu itu. Mulai dari tugas kuliah sampe tugas di kantor pernah kita lewati dengan suka cita, tanpa membedakan ras kita.
Lama sekali aku dan dia gak saling kasih kabar lewat sms atau telpon, awal mula sore itu aku dapet sms dari no asing yang masuk di hp ku sore itu, tatkala aku telpon balik ternyata terdengar suara tawa dan canda yang tidak asing lagi bagiku "Lina", begitulan aku biasa memanggil namanya, kalo di kampus dia biasa dipanggil "si kentung", memang waktu itu dia punya body yang cukup ndut, padat dan berisi. Tapi Lina yang aku lihat sekarang sungguh beda, sekarang dia berbody langsing kayak gitar akustik bikinan solo..heheheh, pokoknya beda banget deh. Memang sih dulu aku sempet naksir dikit..hehehe.
Obrolan demi obrolan kita lalui bersama, gak terasa udah hampir 2 jam aku dan Lina berada di cafe itu sejak jam 6 sore, sesaat Lina terdiam sambil menunduk, dan dia berkata lirih di depanku sambil berbisik "Mas, aku udah gak perawan lagi..!!" saat itu juga bak disambar petir dan banjir bandang aku kaget sambil menatap wajah Lina, susah sekali mulutku untuk berkata dan bertanya, akhirnya aku memberanikan diri untuk bertanya, "Lin, gimana ceritanya sampe hal itu bisa terjadi?" begitulan tanyaku, beberapa menit kemudian Lina menceritakan semua cerita pahit yang dialaminya dari awal sampai akhir. Ternyata Lina selama ini baru sekali pacaran dan baru sekali menjalin kasih dengan seorang laki-laki. Lina udah terlanjur mempercayai kekasihnya seperti calon suami yang bakal menjadi sandaran hidupnya kelak, Seingatku Lina udah 4 tahun berpacaran, terhitung sejak tahun dimana aku dan Lina lulus dari kampus. Ternyata lelaki yang pernah di cintainya telah memutuskan dan pergi tanpa ada rasa tanggung jawab, sempat terdengar kabar kalau lelaki yang dicintainya sudah menikah dengan perempuan lain."Dasar Lelaki" umpatku saat itu dalam hati (padahal aku sendiri lelaki lhoo....). Sesaat aku lihat wajah Lina ingin menteskan air mata, tapi mungkin air mata itu udah terlalu kering untuk menetes. Akhirnya aku hanya bisa bersikap apa yang aku bisa lakukan, sesekali aku hibur dia dengan candaan dan cerita-cerita lucu yang pernah dialami waktu di kampus. Sesaat aku pandang wajah Lina mulai tersenyum, tanpa aku sadari Lina berucap "Makasih Mas, udah bisa membuat aku ketawa"... "makasih kembali", jawabku langsung.
Ada sedikit trauma yang terus membayang di jiwa Lina, tapi di satu sisi aku salut dengan kegigihan Lina mampu melewati itu semua dengan kuat dan sabar. Akupun hanya bisa berdo'a dalam hati dan memohon agar Lina diberi kekuatan sampai dia mendapatkan seseorang yang benar-benar bisa dipercaya dan mencintainya.

*Buat Lina thank banget udah mo nemenin dinner n thank juga udah ngijinin aku buat nulis di blog...semoga ini bisa menjadikan pelajaran kita semua, agar lebih berhati-hati buat menjalin hubungan dan ngedapetin pasangan hidup. "kejujuran lebih utama daripada kesetiaan, apalah artinya setia jika kita tidak bisa berkata jujur". Kadang wanita memberikan tubuhnya untuk mendapatkan cinta, namun laki-laki menjual cinta untuk mendapatkan tubuhnya (ini sangat keliru...bueh).

Saturday, February 09, 2008

Nobar Lagi


Otomatis Romantis ?!?!


Tanpa di rencana barusan nontn film indo lagi yang dibintangi oleh Marsha Timothy (sebagai : Nadia = Pimpinan redaksi majalah yang masih jomblo dan gampang emosi), Tora Sudiro (sebagai Bambang : lelaki ndeso lugu dan polos dari djogja), Dwi Sasono (sebagai : kakaknya bambang), Wulan Guritno (sebagai : Nabila = istrinya tukul), Tukul Arwana (sebagai : Dave =suaminya Nabila yang selalu bikin masalah).
Inti dari film ini menceritakan tentang cinta, dimana seorang perempuan yang udah berumur 29 tahun dan mapan (Nabila) ternyata belom mau menikah juga, setelah di sindir-sindir dengan sedikit paksaan ama bokapnya (Tarzan) dan nyokapnya (Cintamui Atmanegara) dan kedua sodaranya, akhirnya tanpa di sengaja seorang atasan yang terkenal galak di kantornya mencintai seorang lelaki ndeso dari djogjakarta yang tak lain adalah Bambang. Bambang sendiri bekerja di kantor Nadia di bagian administrasi yang kerjanya bantu-bantu karyawan lain kadang juga di suruh2 buat fotocopy.
Sampai pada akhirnya Bambang gantiin model pemotretan yang gak jadi dateng, dari sini kelanjutan Bambang sering dipakai buat model pemotretan di majalah kantornya Nadia dan akhirnya Nadia pun kesengsem ama Bambang.
Film ini sebenernya tergolong drama percintaan biasa, namun yang membuat aku menarik adalah masalah obrolan serius yang diucapkan dengan nada humor, seperti adegan pada saat Tukul menangis dan merayu di depan Wulan Guritno yang akhirnya Wulan berkata "ASU" memang di film ini banyak kata "ASU" nya. Jadi klo pengen nonton film yang banyak "ASU" nya yaa....tonton aja film ini...heheheh.
Diakhir kata...dibuat sebuat cerita yang berjudul..."Pantas gak seorang atasan mencintai bawahannya?" by. Nadia

Thank buat di DIA yang udah nemenin ...kapan2 lagi yoo