Thursday, July 28, 2011

Mobile Photography



Pada tahun 1560 M kamera foto pertama diciptakan dengan nama Camera Obscune, untuk saat ini perkembangan teknologi berjalan sangat cepat, tidak dipungkiri hal ini berdampak pada penggunaan teknologi itu sendiri oleh banyak orang, salah satunya adalah penggunaan teknologi kamera, karena kamera hampir melekat di smua barang-barang digital seperti hp, iphone, ipad dan lain-lain, inilah yang menjadi pembahasan inti pada acara RoTIFreSh episode ke 19 yang diadakan di ruang Borobudur Hotel Santika di Jl. Pandanaran Semarang 19 Juli kemarin bersama Telkomsel.
Tema acara yang sangat menarik ini dihadiri oleh banyak teman-teman dari berbagai komunitas, gak khayal ada beberapa teman yang gak dapet jatah kursi tapi mereka tetep konsen dan serius menyimak apa saja yang disampaikan oleh narasumber meskipun harus rela glengsotan di karpet. Beberapa temen-temen yang hadir dari komunitas KCS, Internet Club, Loenpia.net dan masih banyak temen-temen komunitas lainnya.Narasumber yang mengisi pada tema mobile photography kali ini ada sahabat atau lebih dikenal dengan ustadz Yudi dari Lens Society - Fotografer, kemudian sahabat Uje (pengguna Instagram, salah satu aplikasi mobile photography) dan yang ketiga Dito Respati (Mobile Photography Enthusiast - Corporate Communications Telkomsel Regional Jateng - DIY ).Narasumber Pertama, adalah sahabat @hyudee yang sudah lama menggeluti dunia fotografi, dia menyukai segala macam bentuk keindahan dan kemulusan, menurut dia pengambilan gambar atau memotret membutuhkan ketrampilan atau teknik tersendiri, @hyudee menjelaskan tentang pemilihan angel dimana memotret bisa dilakukan dari posisi mana saja, baik itu di atas tengah atau bawah bahkan bisa juga dilakukan dengan jungkir balik gak karuan demi mendapatkan angel yang bagus, untuk macam-macam angel sendiri ada kategori normal, high dan low, perlu diketahui juga bahwa perbedaan angle dalam pengambilan gambar akan menghasilkan perspektif yang berbeda-beda juga. Memotret paling simpel adalah menggunakan alat seadanya yang kita punya bisa pake hp, ipad, iphone atau sejenisnya, karena tidak terlalu susah untuk memposisikan diri tinggal pegang dan jepret, ini tentu berbeda dengan penggunaan kamera sejenis DSLR yang harus siap memposisikan diri dan menentukan setingan pada kamera itu sendiri.
Disini @hyudee menjelaskan semua foto-foto hasil jepretannya secara gamblang sehingga tidak sulit untuk memahami apa yang sedang disampaikanya, salah satunya foto Masjid Agung Semarang dengan latar belakang langit yang mendung sehingga menghasilkan sebuah foto yang dramastis. Disini dijelaskan juga bahwa memotret menggunakan kamera hp atau gadget sejenisnya mempunyai kelemahan soal kualitas ketajaman gambar dan pencahayaan, bisa dipastikan memotret menggunakan hp akan lebih bagus dilakukan pada siang hari karena terbantu oleh pencahayaan sinar matahari. Di akhirn penyampainya ada beberapa tips-tips memotret dari ustadz @hyudee : tips yang pertama banyaklah memotret dan berkreasilah, karna semakin banyak kita memotret maka semakin banyak kita tahu apa yang kita foto tapi jangan lupa memperhatikan backgorund, pencahayaan, angel dan atur komposisi semenarik mungkin, tips yang kedua belajarlah dari apa yang sudah dipotret, jangan malu melihat foto-foto lama hasil jepretan kita karna itu bisa menjadikan perbandingan untuk potret selanjutnya.

Masjid Agung Kaliwungu - Camera : Sony Erricsson K530i

Narasumber Kedua, Setelah penyampaiannya yang romantis dan dramastis oleh ustadz @hyudee, acara dilanjutkan pembicara yang kedua oleh @_uje yang sudah sering menggunakan instagram pada aplikasi iphone meskipun dulunya sudah terbiasa memotret dengan DSLR dan tele, yang sering dilakukannya adalah memotret sebuah objek tanpa mengedit dan bisa langsung publish, tentunya tidak asal motret, harus rela menunggu waktu yang cukup lama sampai benar-benar mendapatkan angel yang bagus untuk di potret. Menurut curhatan yang disampaikan oleh bang @_uje awal mulanya menggunakan instagram karna dipaksa magang oleh si bosnya dikantor dan dipinjemi iphone nya trus disuruh motret semua yang ada dikantor. Dengan adanya iphone yang sudah dilengkapi dengan aplikasi-aplikasi seperti instagram sangat membantu mempermudah untuk mengedit, instagram memasukkan filter-filter khusus yang mampu menampilkan gambar seperti kamera lomo tanpa perlu edit yang heavy di photosop. Foto tidak selalu mengutamakan ke aslian tapi juga harus didukung oleh moment, itulah yang diungkapkan bang @_uje saat menerangkan smua hasil jepretannya yang dilakukan dari berbagai kota dan bermacam-macam event. Pada akhir penyampaiannya bang @_uje berkata : "...kamera terbaik adalah mata...karna itu saya lebih menyukai foto alami...", begitu ungkapnya.

Camera : Samsung Wave GT-S5333

Memasuki sesi terakhir penyampaian dari Narasumber ketiga Dito Respati dalam penyampaiannya bang @bababdito langsung memberikan kuis kepada para temen-temen yang hadir dengan menampilkan gambar pada layar projector yang kemudian diminta untuk menebak foto mana yang menggunakan DSLR dan mana yang menggunakan iPhone, nah...beruntung banget bagi yang bener menebak karna bang dito langsung ngasi voucer pulsa dari telkomsel 100rb...top dah. Memang kalo orang awam yang melihat foto-foto yang ditunjukkan @bababdito susah sekali menentukan asal kamera yang dipakai untuk memotret foto itu. Ada yang berbeda cara penyampaian dari bung @bababdito, yaitu memberikan tips-tips memotret dengan memutar video seputar cara memotret dengan benar. Disini bung @bababdito juga lebih sering menjelaskan perbedaan kamera yang digunakan untuk memotret. Memotret dengan hasil nampak seperti 3 dimensi juga dijelaskan oleh bung @bababdito, waktu dirinya menjadi wartawan menceritakan bahwa penggunaan kamera sudah dihindari, karna hampir semua wartawan sudah menggunakan iPhone untuk memotret moment karna lebih simple, praktis dan tidak ribet karna dari iPhone itu bisa langsung di send. Di akhirpenyampaianya bung @bababdito sempat meng-iklan...hehhe, karna itu titipan dari yang punya acara, yaitu dari produk Telkomsel, bahwa ada paket hemat untuk upload-download di malah hari mulai dari pukul 12.00 sampe pagi, begitulah iklan yang disampaikan oleh bung @bababdito untuk produk Telkomsel nya.
Ketiga narasumber sudah membeberkan semua ilmunya kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab, salah satunya pertanyaan dari Agung komunitas (Internet Club) yang bertanya tentang bagaimana cara membedakan foto asli non editan dengan foto yang sudah editan? menurut ustadz @hyudee salah satu cara membedakannya adalah dari exit datanya, biasanya dari DSLR atau kamera poket hasil foto yang dihasilkan langsung menyimpan smua data-data exit, kalo sebuah foto sudah masuk editan seperti photosop maka akan keliatan exit nya seperti pixelsnya skin dan lain-lainya. Kalo menurut bung @_uje cara membedakannya adalah dengan dilihatin cukup lama secara teliti maka akan ketahuan kualitas dari foto itu sendiri apakah asli atau sudah editan. Menurut bung @bababdito untuk membedakannya adalah dari seringkali kita berlatih di dunia foto, saat kita terbiasa dengan foto kita melihat foto dan memperhatikannya maka lama-lama akan bisa membedakannya sendiri mana yang asli dan editan, selain itu lihat foto itu ada dimana? indoor atau outdoor, dari situ bisa juga untuk membedakannya.

Camera : LG GS290 (asli)

Camera : LG GS290 (editan)

Data Exit Foto yang masih asli kelihatan spek kamera yang digunakan
Data Exit Foto yang sudah di edit
Tepat pukul 21.13 wib acara RoTIFreSh tentang Mobile Photography selesai, menarik, rame, kocak, dramastis, irosnis dan mimisan *halllah. Kesimpulan dari saya adalah, saya menjadi lebih mengenal yang namanya view point dan angle, view point yang berarti titik pandang dan angle berarti sudut, sudut titik pandang atau titik pandang sudut begitulah kira-kira kalau kita ingin memotret dengan hasil yang baik harus memperhitungkan kedua hal tersebut. Sering-seringlah mendokumentasikan sebuah moment (asal jangan moment porno :D), karna dokumentasi itu akan bermakna dikemudian hari. Apalagi klo dokumentasi itu bisa berarti untuk orang banyak, memotret saja tidaklah cukup, untuk menghasilkan foto yang bagus maka memotretlah dengan baik dan lakukan editing pada foto yang kita ambil.

Simpanlah Data Foto Asli & Foto Editan Dengan Nyaman
Seperti Kau Menyimpan Hati Istrimu

Salam Jepret


14 comments:

[url=http://buycialispremiumpharmacy.com/#qksyd]buy cialis[/url] - generic cialis , http://buycialispremiumpharmacy.com/#qmljj buy cialis online

[url=http://buyviagrapremiumpharmacy.com/#urvby]buy viagra online[/url] - buy viagra online , http://buyviagrapremiumpharmacy.com/#skmju generic viagra

[url=http://viagraboutiqueone.com/#bvdph]viagra 200 mg[/url] - viagra 25 mg , http://viagraboutiqueone.com/#tlknr viagra 120 mg