Friday, December 29, 2017

Jempol Murahan=Jempol Kadaluarsa

Perkembangan socmed kadang bisa berdampak buruk bagi orang yang tidak bisa memanfaatkan dengan baik dan benar, semakin mudahnya menyebarkan berita/foto/video dan konten-kontain lainya. Banyak perilaku manusia yang suka mem-viralkan sesuatu yang dilihatnya ke socmed tanpa mengkoreksi terlebih dahulu mengenai kebenaran dan dampaknya.

Kebetulan saya punya 68 grup Whatsapp dan 21 grup Telegram, mulai dari grup kerjaan, grup proyek sampe grup remeh temeh ada smua di handphone saya :D, bahkan beberapa grup memiliki peraturan sendiri-sendiri.
Kadang peraturan dalam grup itu memang diperlukan untuk kenyamanan bersama, jadi masing-masing individu tau akan dampak jika tidak mematuhi peraturan yang telah ditetapkan.

Jika kita mempunyai banyak grup tentu saja alangkah baiknya kalau kita bisa memposisikan diri pada masing-masing grup, sebagai contoh, tidak semua grup yang kita ikuti suka dengan candaan atau konten yang kita share di salah satu grup, jika sudah ada 1 wargasap (warga penghuni whatsapp) yang memperingatkan bahkan sampe di kick dari grup... ya mestinya tau diri lah...kalau memang gak cocok dengan grup yang diikuti ya kluar aja dari grup itu, simpel kan...

Jadi mari gunakan jempol kita untuk kebaikan biar jempol kita gak murahan apalagi sampai  KADALUARSA, karna kalau jempol kita sudah kadaluarsa itu artinya jempol kita mulai membusuk, seperti orang jawa bilang "temumulen"


Stop #JempolMurahan

9 comments:

I enjoyed over read your blog post. Your blog have nice information, I got good ideas from this amazing blog. I am always searching like this type blog post. I hope I will see again.
Menmyshop
Touch Hypersonic Double Din Player Mirror
J3L Touch Double Din Player
Hypersonic Double Din Player Mirror
J3L Double Din Player Mirror
Hyundai Xcent OEM Double Din Player
banzara